Wednesday, September 20, 2006

Kenapa Reklame ada??

REKLAME di METRO TV, awalnya merupakan program yang diadakan untuk kepentingan Sales Marketing, Promo dan Public Relation (PR) mendekatkan diri ke agency dan klien. Inti awalnya, acara REKLAME dibuat hanya sebagai jembatan Metro TV dengan klien dan agency.

Reklame eksis pertama kali di bulan November 2002 dengan menghadirkan beberapa nara sumber di studio. Reklame pada waktu itu, mengupas tema yang ditawarkan setiap minggunya. Nara sumber adalah praktisi periklanan, dengan host praktisi periklanan, Triawan Munaf. Produser Reklame dari awal adalah Narottama Notosusanto dan kemudian digantikan oleh Rachmayanto. Pada dekade ini, presenter Reklame adalah Valerina Daniel dan Chantal Dellaconcietta. Keduanya adalah presenter di Metro TV. Reklame dibawah Narottama mempunyai 3 orang staf produksi yang juga merangkap reporter serta 1 orang anak magang. Sedangkan dibawah Rachmayanto, Reklame hanya dipegang oleh 1 orang staf produksi dan 1 orang reporter merangkap presenter.

· Mulai September 2005 lalu, Reklame berubah menjadi New Reklame, seluruh segmennya adalah liputan-liputan. Setiap berita liputan berdurasi 2-3 menit. Tidak ada pembahasan di studio. Setiap minggunya, materi Reklame berkisar 4-7 berita seputar dunia periklanan, marketing dan event organizer. Presenter hanya membaca lead berita di Studio, dan presenter bukan merupakan tim Reklame yang ikut dan turun dalam mencari berita. Produser New Reklame adalah Agus Pramono, dan mulai Juni 2006 digantikan oleh Edi Wahyudi

 

Reklame sempat vakum

Reklame yang menghadirkan bincang-bincang, ternyata tidak menarik perhatian pemirsa, sehingga rating yang dicapai sekitar nol koma, akhirnya dibuatlah format baru. Namun rating ini tidak bagus, mungkin karena promosinya yang kurang.

Saat Vakum, Program Reklame dilempar ke bagian Redaksi (berita), lalu ke bagian Produksi, kemudian ke bagian Redaksi (kembali). Tidak ada bagian yang mau menerima Reklame. Pada saat itu, Reklame tetap tayang, dengan memutar tayangan-tayangan terdahulu hingga munculnya New Reklame.

Reklame saat ini format baru lebih ke News, rating New Reklame lebih tinggi dari pada Reklame sebelumnya. Walaupun mungkin isi New Reklame bagi insan periklanan kurang bermutu, tapi bagi masyarakat umum dan mahasiswa periklanan (dari email yang dikirim), New Reklame mendapat sambutan yang positif.

Pertama kali tayang, New Reklame mendapat rating 5,9 (bagi METRO TV, nilai share diatas “2″ sudah tinggi). karena sebelumnya lewat beberapa milis telah diberitahukan tayangan Reklame akan kembali muncul dengan format baru. Rating tertinggi Reklame bersamaan waktunya dengan penayangan Breaking News Dr. Ashari meninggal, Share Reklame saat itu sekitar 9.6. dan merupakan peringkat kedua setelah Breaking News Metro TV tentang meninggalnya Dr. Ashari (artinya, kalau tidak ada Breaking News, posisi Reklame menempati peringkat pertama).

Berita Reklame saat Share tertinggi, yaitu tentang meninggalnya Ken Soedarto – salah satu praktisi periklanan senior; pemilik Perusahaan Matari Advertising. Mungkin rating Reklame saat itu tinggi, karena seluruh karyawan Matari, Pantarei dan rekan-rekan Ken Soedarto, menonton acara Reklame, untuk melihat tayangan tentang Ken Soedarto.

Setelah itu, rating tayangan New Reklame turun naik, namun masih lebih baik dari Reklame sebelumnya.

Walaupun Reklame merupakan TOP 20 acara Metro TV, walaupun REKLAME pernah menduduki peringkat kedua, namun program ini hanyalah (dianggap) sebagai jembatan antara klien dan agency. Mau bagus atau tidak, mau ada rating atau tidak, yang penting ada…. Begitulah para petinggi news berbicara.

Kalau dulu, Reklame mendapat tempat editing di luar (post pro), sekarang Reklame mendapat ruang editing (yang harus bergantian dengan program News, walaupun saat itu adalah jamnya Reklame yang memakai ruang editing). Sekali lagi, REKLAME bukan program penting di Metro TV. BUKAN HARD NEWS… sehingga dapat menunggu dan menunggu….

Setelah mendapat perlakuan yang tidak adil, kini REKLAME mendapat tempat editing di gedung baru, di lantai 5. Dengan fasilitas CD ROOM dan tidak banyak program converter… sehingga bila ada materi DVD, harus ditransfer kembali, kalau tidak bisa di transfer, harus mencari program converter, kalau tidak cocok, ya terpaksa materi tidak dapat di edit.

Mendapat ruang editing yang cukup jauh dari ruang kerja redaksi reklame (kurang lebih 100 meter), dan mendapat shift malam 24:00 hingga 08:00 pada Rabu tengah malam dan Kamis tengah malam. Dan editor selalu berganti, dengan alat yang tidak memadai…. DENGAN INI TIM REKLAME minta MAAF, kalau penyajian REKLAME sejak bulan September 2006 jauh lebih jelek dengan sebelumnya.

TIM REKLAME yang hanya dua orang ini sudah mencoba semaksimal mungkin untuk pindah ruang editing, agar bisa bermain-bain dengan gambar dan efek-efek seperti beberapa waktu sebelumnya, tapi rupanya….. lebih baik kami menelan ludah kami, dari pada melihat senyum sinis yang menyepelekan program kami... REKLAME kok mau diperhatiin seperti program NEWS….

 

Posted by Dessy Indah in 18:29:04 | Permalink | Comments (6)