Thursday, December 6, 2007

CDMA Pindah Frekuensi, Pelanggan Pra Bayar dirugikan…

Sejak bulan Juli hingga akhir tahun 2007, dua provider CDMA yaitu Flexi dan starone berpindah frequency, dari 1900Mhz ke 800Mhz.

 

Perpindahan ini memang seharusnya dilakukan 1-2 tahun yang lalu. tapi entah kenapa, baru akhir tahun ini dilaksanakan.

 

Iming-iming pergantian handset bagi pengguna yang memakai handset 1 band (1900MHz) pun digulirkan sejak 1-2 tahun yang lalu.

sehingga bagi pelanggan yang telah lama menggunakan starone maupun flexi, merasa aman untuk tidak mengganti pesawat. Karena ada iming-iming penggantian.

 

Apa daya.. semua itu tidak 100% benar. ada ketentuan-ketentuan yang tidak disebutkan sejak awal pergantian (hanya melalui telp ke call center, itupun harus berkali-kali, tidak hanya satu kali telepon)….

 

Contohnya, pelanggan STARONE pasca bayar, dapat menikmati penggantian. sedangkan pelanggan pra bayar, selain tidak mendapat mutasi menjadi pasca bayar, malah ada ketentuan yang tidak jelas.

 

di website starone http://www.mystarone.com/frequency/ secara jelas tertulis bahwa pengguna pra bayar dan pasca bayar yang masih aktif sejak juli 2007. ternyata saat menghubungi call centre, ada tambahan persyaratan lagi, yang tidak tertulis di dalam website, seperti, minimal telah satu tahun berlanggan, dan selama 6 bulan terakhir, setiap bulannya mempunyai pemakaian telp lebih dari Rp 50.000,-.

 

Dua syarat ini tidak tertulis dan tidak jelas.. karena setiap menelfun call centre selalu dijawab berbeda-beda.. apakah Indosat memang tidak memberikan informasi kepada seluruh call centre, sehingga jawabannya beragam.

 

Akhirnya, saya mengambil kesimpulan…
PELANGGAN PRA BAYAR yang kurang dari SATU TAHUN dan tidak mencapai Rp50.000 per bulan selama pemakaian, TELAH DIRUGIKAN dengan Perpindahan Frekuensi ini. Karena toh handset berfrekuensi ini (1900MHz) sudah tidak bisa digunakan lagi… alias barang rongsokan…

 

Hal ini akan menimbulkan praktek-praktek illegal penggantian frekuensi, karena tidak semua Pelanggan Pra bayar, mampu membeli handset.

 

Pemakai CDMA kan bisa dikategorikan orang yang jarang berada di luar kota, dan ingin berkomunikasi secara murah.

 

atau

 

Pemakai CDMA adalah orang yang mempunyai telepon lebih dari 1 (misalnya GSM juga punya).

 

Artinya, bila perlakuan Starone (ataupun flexi) seperti ini, pelanggan lebih memilih praktek illegal tersebut untuk merubah frekuensi (karena gak punya duit lebih), atau meninggalkan CDMA yang sinyalnya masih lemah, dan tetap memakai GSM…

 

Kebijakan yang masih merugikan pelanggan pra bayar….

Posted by Dessy Indah in 16:50:26
Comments

2 Responses to “CDMA Pindah Frekuensi, Pelanggan Pra Bayar dirugikan…”

  1. A word vomit explosion!!! I’m glad to hear about that

  2. Travel Deals says:

    Hi I absolutely like your post and it has been too commendable thus I am going to save. I Have to say the Wonderful research you have done is definetly remarkable !! Who goes that extra mile now days? Hats off to You ! Just one more tip you canset up any Translator Application for your Global Users ..