Saturday, April 21, 2007

Saat Perempuan Memutuskan Untuk Melancong

Kata orang, jika perempuan bepergian barang-barang yang dibawa pasti banyak sekali. Saya tergelitik sendiri, apakah hal ini berlaku pula bila para pelancong perempuan atau apapun namanya. Iseng-iseng saya mengamati sendiri barang-barang apa saja yang biasanya saya bawa atau rekan-rekan wanita saya bawa selama perjalanan kami.

Apapun itu, yang pasti tanggalkan semua perhiasan dan barang-barang berharga lainnya di rumah. Saya bahkan tidak pernah memakai jam tangan dan hanya mengandalkan jam pada telepon seluler saja, selain tentunya mengandalkan matahari (bagi saya, ini sangat berguna untuk menentukan waktu shalat). Berbekal informasi dari berbagai bacaan dan tulisan diberbagai media, akhirnya saya dapat mendiskripsikan hal-hal yang perlu dibawa sebagai berikut :

Untuk Bepergian di dalam negeri (Indonesia)

  1. Sleeping bag dan matras (bila perlu), karena kita tidak pernah tahu pukul berapa kita akan tiba di kota tujuan atau di mana kita akan bermalam
  2. Selain sepatu trekking, jangan lupa bawa sandal jepit dan cadangan kaos kaki olah raga
  3. Selalu bawa serta sarung dan handuk (bukan handuk pantai atau handuk mandi yang ukuran besar tentunya)
  4. Jangan lupa membawa jas hujan yang lengkap dengan penutup kepalanya, topi baseball atau visor (semacam topi yang dipakai pemain golf wanita atau petenis), sapu tangan atau bandana (murah, ringan dan multifungsi), juga bila perlu, payung lipat bergagang aluminium (karena lebih ringan) serta kipas lipat kecil (saya menggunakan ini sebagai “senjata ampuh” mengusir perokok yang seenaknya merokok disekitar saya tanpa tender aling-aling)
  5. Senter kecil dan cadangan batu batere serta pisau lipat
  6. Tissue basah atau hand-sanitizer dan tissue kering (berguna untuk ke kamar kecil)
  7. Sabun mandi cair Betadine pasti lebih bermanfaat dibanding sabun cair merk ternama
  8. Botol air, norit dan permen vitamin C (ini berguna bila tiba-tiba kita merasakan gejala flu ringan) dan obat-obatan pribadi lainnya.
  9. Selalu bawa cadangan disposal panties yang dilengkapi dengan pembalut (biasa dijual di supermarket)
  10. Jangan pernah tinggalkan rumah tanpa membawa sun block, lip balm, lavender oil (berguna untuk mengusir stress dan dapat dioleskan dibantal) dan body lotion. Tempatkan semua dalam botol-botol kecil yang biasa dijual supermarket. Untuk shampoo sebaiknya beli shampoo sachet
  11. Tinggalkan celana jeans kesayangan di rumah karena selain berat, pun tidak mudah kering. Celana panjang dan pendek berbahan ringan akan lebih nyaman dikenakan dan mudah dicuci. Selain itu, lupakan memakai pakaian dalam berenda, sebaiknya ganti dengan sport bra yang biasa dijual di bagian pakaian olah raga, selain lebih nyaman, juga lebih praktis. Percaya deh!!
  12. Hal penting lain yang perlu diingat, jangan lupa membuat foto copy untuk semua dokumen perjalanan kita berikut nomor telepon penting yang diperlukan bila terjadi hal-hal yang diluar perkiraan kita semula. Simpan ditempat yang terpisah dengan dokumen-dokumen asli
  13. Alat tulis seperti bolpen, buku catatan penting dan kartu identitas jangan sampai ketinggalan
  14. Bawalah tas pinggang tipis yang tidak terlalu terlihat untuk menyimpan dompet, ponsel, dokumen perjalanan
  15. Jangan buang tempat roll film dari kamera analog, manfaatkan untuk tempat benang dan jarum jahit serta tempat kancing tambahan.
  16. Jangan lupa manicure set…percayalah, banyak gunanya dan bukan hanya sekadar untuk merawat kuku-kuku kita. Tapi ingat, selalu tempatkan manicure set dalam backpack kita, jangan masukkan ke dalam tas pingang, karena bisa jadi tidak bisa lolos pemeriksaan petugas bandara (setelah kasus September 11, gunting kuku termasuk barang yang tidak diijinkan masuk ke dalam kabin pesawat).

Untuk Bepergian ke luar negeri :

Selain semua hal yang dicantumkan di atas, ada baiknya tambahkan beberapa hal sebagai berikut :

  1. Pas foto ukuran paspor (4 x 6) beberapa lembar, siapa tahu diperlukan urusan visa on arrival, tiket masuk ke lokasi-lokasi tertentu
  2. Tinggalkan kartu nama bisnis kita dan gantilah dengan membawa kartu pos tentang Indonesia, ini jauh lebih menarik untuk diberikan kepada kenalan kita, sekaligus sebagai ajang promosi pariwasata dalam negeri…
  3. Selalu bawa makanan instant yang mudah dibuat dan tidak mengandung unsur daging atau tumbuhan hidup, karena dibeberapa negara, kita tidak bisa sembarangan memasukkan makanan yang mengandung daging atau tumbuhan tertentu. Bisa-bisa semua dibuang oleh petugas imigrasi
  4. Lupakan membawa apapun dalam bentuk bubuk-bubukan yang tidak dikenal secara internasional, mungkin dianggap obat terlarang. Ada pengalaman seorang teman, membawa ole-ole lulur bubuk kepada kerabatnya di Australia. Alih-alih lolos, dia malah diinterogasi selama lebih dari 3 jam dan semua lulur dibuang !
  5. Nylon eye-mask (semacam kain penutup mata untuk tidur), sumbat kuping dan kaos kaki tidur sangat membantu bila diperlukan
  6. Selalu bawa satu kemeja hitam dan celana panjang hitam, siapa tahu ada undangan tak disangka-sangka di mana kita harus tampil rapi sejenak. Lagi pula, perempuan mana sih yang tidak ingin terlihat menarik ?

Setelah semua beres, selanjutnya…selamat berkemas ! Apapun yang dibawa, jangan sampai merepotkan diri kita sendiri. Lagi pula, ini kan bukan jamannya lagi perempuan selalu mengandalkan laki-laki bukan ?

We, the traveler, journeying into the unknown.

Kontributor : Dvi Shifa Tuasikal 

diambil dari : http://www.indobackpacker.com/tips-perjalanan/apa-saja-yg-di-bawa-perempuan-dalam-perjalanan

 

Posted by Dessy Indah in 12:27:36 | Permalink | Comments (5)

Jika Kena Tilang

Dari millist: 

Kalo sedang ditilang di jalan oleh olisi apapun, jangan sekali2 damai atau ngasi duit, bilang tilang aja langsung. Hasilnya tuh polisi pasti kesel karena gak dapet duit, kedua, ngurusnya gampang kok, dan dendanya resmi….

Tipsnya:

1. Kalo Anda ditilang di jalan sebenernya ada dua pilihan (saya juga baru tahu), form biru dan form merah.

2. Form biru adalah kalo Anda terima kesalahan Anda (artinya Anda gak perlu berdebat ama hakim). Dgn form ini Anda bayar dendanya di BRI yg ditunjuk, abis bayar denda resm  ke BRI, ambil SIM ato STNK yg disita ke kantor Ditlantas POLDA Metro di Pancoran, gedung baru, sebelum Gelael arah cawang. Di sini ada ruang khusus loket Tilang, ruang tunggu nyaman ber-AC, dengan hiburan TV satelit.

3. Form merah artinya Anda gak terima kesalahan Anda, dan dikasih kesempatan untuk berdebat ato minta keringanan ama hakim. Biasanya tanggal sidang adalah maksimum 14 hari dari tanggal kejadian, tergantung hari sidang tilang di PN (Pengadilan Negeri) bersangkutan. Contoh temen saya ditilang di Kuningan, berarti sidang di PN Jaksel, Jl. Ampera. Di sini sidang tilang setiap Selasa. Nah oleh polisi, barang sitaan (SIM or STNK) akan disetor ke kantor Ditlantas Pancoran. Itu sampai dengan H-1 tanggal sidang. Jadi selama masih di Pancoran, SIM/STNK itu bisa ditebus tanpa sidang ke PN, cukup ke loket yg gue sebutin tadi, serahin form merah, bayar dendanya, SIM/STNK balik dengan sukses.

4. H-1 tgl sidang dan seterusnya, SIM/STNK udah dikirim ke pengadilan sesuai daerah perkara, jadi kudu ditebus di PN masing2.

5. Kalo pengen hadir sidang, dateng sesuai tanggal sidang yang tertera di surat tilang ke PN yg ditunjuk. Tapi ini gak disaranin. Kenapa? Karena antreannya luar biasa banyak, kita gak punya kesempatan bertemu hakim, karena sidangnya sebenarnya IN ABSENTIA, dan banyak banget CALO yg nawarin bantuan. Mending enggak deh!

6. Lebih baik cuekin aja tanggal sidang, ambil SIM/STNK terserah Anda di hari lain, hindari hari sidang tilang biar gak rame, terus langsung tuju loket khusus tilang yang ada di masing2 PN. Tunjukin form merahnya, dalam 5 menit SIM/STNK udah di tangan Anda dengan bayar denda resmi. Sebelumnya cermati berapa denda resminya, biar gak dilebih2in ama petugasnya. Contoh nih, saya tahu denda masuk jalur cepat (saya naik motor) Rp 15.000, petugasnya bilang Rp 25.600, dikasi angka 600 seolah2 itu perhitungan rumus2 njelimet, padahal akal2an aja biar ada yg masuk kantong dia. Saya kasi uang bulet 15.000 dia diem aja kok.. hehe!

7. Udah ngerti kan ! Jadi intinya: jangan sekali2 damai ama polisi di jalanan, tilang mah tilang aja, pilih prosedur sesuai tips diatas, gak usah sidang kalo gak pengen bete, cuekin calo2 yg nawarin bantuan, bayar denda sesuai tarif resmi. Semua ini demi INDONESIA yg bersih dan berwibawa gemah ripah loh jinawi… hehehehe!

PS: Silakan disebar ke temen2, biar gak ada yg diperas ama polisi, calo dll. Merdeka!!

Posted by Dessy Indah in 08:54:20 | Permalink | Comments (1) »

Friday, April 20, 2007

Mengenal Myoma Utery

Ada 3 penyebab yang membuat wanita sulit punya anak.
Pertama Myoma (miom),
kedua kista, dan
ketiga endometriosis.

Terbentuknya Miom berawal dari gangguan fungsi syaraf yang disebabkan gangguan hormon estrogen serta emosi yang tak stabil. Gangguan fungsi syaraf ini selanjutnya akan menyebabkan kesalahan bentuk otot di dalam rahim atau uterus. Miom merupakan tumor jinak dari miometrium (otot rahim) yang melalui pemeriksaan USG terlihat seperti gumpalan. Diameternya bisa beberapa cm, namun bisa juga mencapai 5 kg. Miom biasanya terdeteksi ketika seorang wanita ke ahli kebidanan dan kandungan dengan keluhan sulit memiliki anak.

Dan tak jarang, gumpalan inilah yang menjadi biang keladinya. Dalam istilah medis miom disebut fibriod, yang sebenarnya tumor jinak. Beberapa ahli mengatakan bahwa miom juga terkait faktor bakat, yang kemudian dipicu oleh rangsangan hormon, makanan kaya lemak, kelebihan berat badan. Rangsangan inilah yang memicu pertumbuhan miom. Infeksi dan jamur di dalam rahim juga memungkinkan miom tumbuh kembali meskipun telah diangkat (operasi).

Kebersihan organ intim serta menjaga keseimbangan emosi merupakan kata kunci mencegah miom tumbuh kembali. Fakta tentang Miom* Miom tergolong tumor jinak* Menyerang 20 persen wanita usia reproduktif* Mulanya berupa gumpalan kecil, lama kelamaan membesar dan mengganggu rahim dan kehamilan* Mulai muncul pada wanita yang telah mendapat menstruasi* Sebagian besar wanita tidak merasakan adanya miom, karena pertumbuhan miom tergolong lamban (minimal butuh waktu 8 tahun)*

Karena sulit terdeteksi, kebanyakan miom ditemukan secara kebetulan saat USG karena kehamilan atau terasa ada gangguan.Gejala Miom* Rasa nyeri saat menstruasi* Pendarahan menstruasi cenderung banyak (tidak seperti biasanya)* Rasa sakit pada pinggung* Haid tak beraturan* Perut terasa sebah (penuh)* Terkadang disertai peningkatan frekuensi buang air kecil.

Komentar:
saya, wanita beruia 19 tahun,saya kuliah dan saya belum menikah. semenjak kelas 3 smu ketika saya menstruasi, sering ada yang keluar berupa daging kecil, saya kasih tau orng tua saya, tapi kt mereka itu hanya darah yang menggumpal saja,…saya biarin aja!!skarang saya kuliah, saya suka lemes pas haid,suka banyak darah yang keluar,trus daging2 kecil itu juga.langsung saya k dokter kandungan, saya di USG, ternyata saya ada pnykt Miom. Knp saya yang baru berusia 19thn sudah mendapat penyakit ini, apakah tindakan yang hrs saya lakukan trhdp pnykt ini.?

So gurls, mulai lah mencek bagian terpenting dalam tubuh kamu.. karena wanita itu mempunyai organ yang unik dan gak sama ama cowok.. banyak kok dokter kandungan yang nyediain pemeriksaan pra nikah… kalo ada penyakit, biar diobatin dari awal..

Ok gurls….

Posted by Dessy Indah in 16:50:35 | Permalink | Comments (10)

BUSWAY… makasihhhh…..

Keluar dari rumah sakit, gue tinggal di rumah gue, di petukangan ciledug… trus mau check up ke dokter di raden saleh cikini…
sebelum check up, gue harus ambil hasil lab miom dan kista gue ke RSIA Evasari di pasar genjing, pramuka…
Nah, gue gak boleh naek motor kata mak gue, trus gimana dong?

Akhirnya gue putuskan, dari rumah gue naek angkot sampe kebayoran lama… trus nyambung naek bajaj ke blok m (sumpe, tersiksa banget naek bajaj,keguncang-guncang gituu..)

turun di depan pasaraya, nyebrang lah ke blok m…. tau dong di depan terminal itu ngeri banget nyebrangnya, untung sepi.. tuh tukang bajaj gak mau belok kearah peruri alias golden trully.. sebell…
Nah, masuk blok m, gue jalan menuju blok m mall…turun tangga? eng-ing-eng… untung tangganya dah dikasih pembatas, mana yang turun, mana yang naek… uh Alhamdulillah deh, gue pegangan, jalan ati2 banget…

Dari situ, gue perlahan menuju loket busway, gue liat sepi… trus gue masuk… oalah… pas gue masuk, yang jalan dibelakang gue banyak banget.. mo cepet2 gak mungkin, gue dah minggir.. minggir.. biar orang bisa duluin gue, tapi gue lirik, orang dibelakang santai aja tuh…
ya udah, gue beli tiket busway 2, oh ya mas mamet lagi ambil uang dulu di atm.. jadi kita bagi tugas gitu, gue beli tiket busway, mas mamet ambil uang di atm..
Dah kelar beli tiket, mas mamet dateng, bilang kalo atm rusak, trus mo ambil uang ke pasar raya. tiket busway gue kasih ke mas mamet, trus gue masuk deh, dan baca peta busway.. abis itu gue naek tangga dengan sangat pelan.. sampe diatas gue nunggu mas mamet.
Alhamdulillah, pas mas mamet dateng, pas busway dateng dan sepi pula.. gue dapet tempat duduk.

Dari halte ke halte, akhirnya gue turun di halter dukuh atas. begitu turun, langsung ada petunjuk, kalo mau ke arah kuningan, matraman, naik ke atas.. untungnya bukan tangga, tapi tanjakan biasa.. pelan-pelan gue jalan menuju landmark, sambil menikmati pemandangan kota jakarta.. ih, indah banget deh.. berasa jalan diluar negeri.. beneran… gue ngerasa kayak lagi di paris or singapura aja.. hehehe… trus sampe di halte dukuh bawah 2, gue masuk busway yang juga kosong,ternyata dukuh bawah 2 itu terminal, dalam artian penumpang abis dah turun ya disitu..
gue naek sampe pasar genjing, karena gue mo ambil hasil lab miom gue yang dioperasi tgl 8 April kemarin.
sampe halte pasar genjing, gue turun dan keluar dari busway menuju RSIA Evasari…
Gila.. gue cuma ngeluarin duit 3500 doang, nikmatin bus AC yang cepet dan gak kena macet…

Alhamdulillah, hasil miom dan kista yang dah diambil itu, ternyata termasuk yang jinak, tidak ganas..

Trus gue ma mas mamet menuju halte busway lagi, karena mas mamet mau rapat Merpati Putih di Youth centre Jakarta Timur. Dari halte pasar genjing, kita naek busway trus turun di matraman, dan jalan kaki menuju arah gramedia matraman.. gue lirikan ma mas mamet sambil senyum… again.. kita jalan lagi.. emang sih gak sampe sejauh dukuh atas 1 dan dukuh atas 2.  Sampe halte matraman deket gramedia, gue naek busway jurusan kp melayu. agak penuh, tapi gue masuk aja, paling juga bentar..
Sampe kampung melayu, gue ambil arah kampung rambutan. Busway kp rambutan muncul.. wuih… bus terpanjang yang pernah gue liat… gue terperangah liatnya, orang2 pada lari, kata mas mamet, kita naek yang berikutnya aja… nah, disini gue berdiri agak terpisah sama mas mamet, ada kali 1 meter….

Sambil nunggu busway berikut, gue iseng2 baca daftar bis yang ada di kampung melayu.. trus gak lama, busway dateng lagi, yang ini gak sepanjang yang pertama tadi.. hampir sama lah kayak busway jalur 1, blok m – kota…
Begitu busway dateng, orang2 kembali dorong2an, gue tereak, karena posisi gue terdesak banget… dan dengan sigap tangan mas mamet langsung nangkep gue.. uh, gue langsung berasa aman eui.. untungnya juga petugas busway langsung nutup pintu kaca.. jadi gue gak kedorong dari para manusia.. dengan pelan gue jalan ke busway, dah gak ada tempat duduk, gue pikir gpp lah, deket ini youth centre.. trus serombongan perempua manggil gue, ternyata mereka kasih gue tempat duduk.. Alhamdulillah, gue dah capek tadi nunggu busway… akhirnya duduk juga walau sedikit.. Abis gue duduk, rupanya pintu kaca dibuka lagi, berhamburanlah orang masuk.

Sampe halte youth centre gue turun.. uh Alhamdulillah banget deh, dengan kondisi gue begini, emang enakan naek busway, ditungguin, dari pada naek bis laen, boro2 kaki turun semua, orang baru satu kali turun aja dah langsung tancep gas tuh bis..

Gue nginep rumah mertua, di cempaka putih, karena deket sama raden saleh.. pagi-pagi gue turun dari kamar, tangganya curam eui.. akhirnya gue pelannn pelannn turun.. di depan gue mas mamet, yang jagain tiap langkah gue, biar gak merosot ke bawah…
Trus kita sarapan abis itu cari taksi ke raden saleh…

Sampe di raden saleh, dokternya masih ngoperasi, untung cuma 1 orang.. akhrinya gue lunch dulu deh.. makan soto deket rumah sakit… abis lunch gue balik lagi, ternyata dokternya dah praktek, gak lama gue dipanggil..

Dokter liat hasil lab dan hasil jaitan.. dia gak bilang gue punya pantangan makanan, dia hanya bilang gue baru boleh hamil 10 bulan dari operasi, trus gue disuruh ke dokter gue yang pertama, dokter rumiris.. nanti sama dokter rumiris, gue dikasih obat2an…

pulang dari dokter, gue naek taksi ke sarinah thamrin, abis ngemil di mc d, gue kembali naek busway.. Alhamdulillah, walaupun tangga, tapi ini tangganya pendek2 dan jaraknya deket, jadi gue bisa naik tangga seperti biasa… Dan ternyata, sampe diatas, gue surprise banget… di Halte busway sarinah thamrin ada liftnya, persis pondok indah mall… uh seneng banget gue, gak perlu muter2 untuk turun.. sampe dibawah gue langsung beli tiket dan naek busway ke arah blok m. Penuh sih, tapi bentaran doang kok, karena gue turun di mesjid agung, untuk naek taksi pulang ke rumah gue…

Ternyata, naek busway itu asik loh…

Oh ya buat yang blom punya peta busway, nih

Posted by Dessy Indah in 15:19:27 | Permalink | Comments (1) »

Sunday, April 15, 2007

ALHAMDULILLAH

ALHAMDULILLAH

Alhamdulillah…. Allah banyak banget ngasih gue kenikmatan..

Pertama, hati gue tergerak untuk periksa ke dokter kandungan 26 Maret 2007, sehingga tau penyakit gue

Kedua, dokter kandungannya (dr. Dewi Rumiris, Sp OG) gak mau ambil resiko, alias dia bukan dokter mal praktek, dia merujuk gue ke dokter ahli, dan ternyata setelah gue berobat ke dokter ahli, gue denger beberapa orang yang punya penyakit sama, ditangani dokter lain, malah diberi obat macem-macem

Ketiga, dokter rujukan (dr. Wachyu Hadi Saputra, Sp OG) kaget ngeliat hasil USG gue (tanggal 2 April 2007), ternyata miom gue dah gede.. Ngeliat test darah gue, yang bagus, dia menjadwalkan gue operasi secepatnya

Keempat, gue dioperasi Minggu 8 April 2007, di RSIA. Evasari Pramuka, Jak Pus. RSIA ini provider Asuransi gue, jadi gue gak perlu keluar uang Cash (sekitar 11 juta lebih), dan lagi karena gue operasi miom, asuransi mau ganti, tapi kalau itu operasi kista, atau berhubungan dengan hormon, asuransi gak akan ganti.

Kelima, Kerjaan di kantor, tertangani dengan baik. 3 episode ke depan (sampai 23 April 2007) telah gue selesaikan. Alhamdulillah, beritanya pas banyak.

Keenam, Saat gue dioperasi, pelayanan dan faslitas rumah sakitnya baik… saat operasi, gue gak terasa sama sekali. Dokternya malah sempet becanda, gue becandain lagi… apalagi ngeliat miom gue diangkat… wuih, pantes aja selama ini perut gue ndut, miomnya segede gitu… gue bilang, asik.. perut saya nanti bisa six pack lagi.. hehehe….

Ketujuh, setelah dioperasi, gue dikasih obat penahan rasa sakit, melalui infus. Saat obat bius ilang, yang gue rasa cuma pegel di pinggang, karena emang dibius dipinggang… itu pun cuma sebentar, abis itu gue dikasih obat tidur.

Kedelapan, saat gue pindah kamar, gue dapet kelas II sesuai plafon asuransi, dan disana kelas duanya, kayak hotel bintang tiga or empat. cuma gak ada kulkas. Susternya ramah-ramah, makanannya enak.

Kesembilan, gue disuruh makan telo r yang banyak, sekitar 3-5 telor untuk satu hari.. Alhamdulillah, emang gue doyan telor

Kesepuluh, saat dokter periksa jaitan, Alhamdulillah, jaitannya bagus

kesebelas, saat gue pulang, walaupun proses asuransi rada ribet, gue cuma bayar Rp599.000,- dari seluruh biaya operasi. Biaya ini, karena obat2an gue melebihi plafon asuransi.

Keduabelas, dokter bilang, saat operasi, dia periksa rahim gue, katanya rahim gue bagus, insya Allah abis ini gue bisa langsung punya anak.


Alhamdulillah…… Alhamdulillah atas nikmat yang KAU berikan….

Posted by Dessy Indah in 15:26:24 | Permalink | Comments (12)

Tuesday, April 3, 2007

Bantu doa ya…. :) terima kasih…. :)

Senin, 2 April 07 kemarin, gue ke dokter yang dirujuk (dokter wachyu…).. Alhamdulillah, ngeliat tampangnya, gue dah percaya, bahwa dokter ini insya Allah bisa nanganin gue. Begitu liat hasil USG gue, tentang mioma dan kista gue, dia kaget, dan minta gue secepatnya di operasi. Dia Tanya, gue dah siap mental atau belum, gue bilang, Insya Allah siap, dan dokternya yakin kalo gue bener2 siap.. karena gue dah prepare semua kerjaan.. yah, buat gue, lebih cepet lebih baik

Gue operasi mioma utery (tumor rahim) dan kista ovarium kanan di RS. Ibu dan Anak Eva Sari Jl. Rawamangun no. 45-47 (deket pasar genjing, pramuka). Minggu, 8 April 2007 jam 14:00 WIB… gue dirawat sampe hari Kamis 12 April 07 or Jum’at 13 april 07.

Doain ya….

Pesen gue: Buat para perempuan berumur 30 tahun lebih yang belum atau sudah menikah, jangan ragu untuk periksa ke dokter kandungan, minta usg (dan trans vaginal) untuk tau ada penyakit atau enggak. Jangan tunggu entar2, karena kalo dah terlambat, biayanya mahal, dan lagi, fisik kita tidak muda lagi, kekuatan akan beda…

Untuk periksa kandungan biasa :

Dokter D. Rumiris Sp OG di RS. Ibu dan Anak Muhammadiyah Taman Puring, 7208358, 7250243. Dia praktek :

Senin 16:00 – 20:00

Rabu 10:00 – 12:00

Kamis 13:00 – 15:00

Jumat 10:00 – 12:00

Sabtu 16:00 – 18:00

Sekedar informasi : untuk dokter aja Rp 75.000,- dan untuk trans vaginal Rp 150.000,-

Kalo untuk masalah lebih jauh, ada tumor/ kista, bisa ke dokter Wachyu Hadisaputra Sp OG di Klinik Raden Saleh RSCM, Jl. Raden Saleh Raya no. 49, telp 3900102. Dokter Wachyu praktek di Klinik ini setiap Senin dan Kamis, dari pagi hari.

Sekedar info: ini klininya RSCM juga, jadi pelayanannya kayak RSCM, lebih baik dateng pagi-pagi banget, biar dapet nomor duluan…

Trus juga, harus sabar-sabar, kalo begitu masuk gerbang, udah ada yang nyamperin, trus bilang, “ada dokter bagus, prakteknya di anu-anu” cuekin aja, karena itu orang-orang yang nawarin aborsi.

Nah, kalo di klinik Raden Saleh, waktu daftar (baik pasien baru or lama), langsung ambil nomor, di loket pendaftaran, trus tungguin aja, sampe nomor kita dipanggil… begitu di panggil, dia akan Tanya data-data kita kok.. sama aja, pasien baru or lama, abis itu bayar biaya administrasinya Rp 15.000,-. Trus tunggu di ruang dokter, sampe dipanggil.. untuk dokter aja Rp 40.000,- disana gak ada USG dan trans vaginal. Kalo mau USG, dia akan saranin ke RSCM, yang buka USG Feto Maternalnya Cuma sampe jam 12:00 siang, makanya, kalo ke klinik puagi2, masih sempet ke RSCM.. trus periksa darah di Lab Pramita, di Matraman, persis sebelah Gramedia Matraman. Setelah periksa dua-duanya, bawa hasilnya ke dokter Wachyu lagi..

Semoga informasi ini berguna…

Posted by Dessy Indah in 16:04:48 | Permalink | Comments (4)